Siapa pembuat MBTI: dari Katharine Briggs hingga rekrutmen perusahaan
Diterbitkan pada 25 Agustus 2026Diperbarui 25 Oktober 2026
Oleh DaonLabs
MBTI diciptakan oleh Katharine Cook Briggs dan putrinya, Isabel Briggs Myers, yang keduanya tidak berlatar pendidikan psikologi. Keduanya menyusunnya dari bacaan mereka atas karya Carl Jung dan mengembangkannya selama Perang Dunia II untuk membantu menempatkan orang pada pekerjaan yang cocok. Belakangan MBTI menjadi bagian tetap dari pelatihan perusahaan.
Cerita ini biasanya bermula dari seorang pemuda yang datang ke sebuah rumah di Washington dan sifatnya sulit digolongkan.
Katharine Cook Briggs menghabiskan bertahun-tahun membaca biografi dan mengamati orang. Dia membuat skema sendiri tentang apa yang membuat orang berbeda. Lalu putrinya, Isabel, membawa pulang pria yang ingin dinikahinya, Clarence Myers. Pria ini sama sekali tidak mirip dengan siapa pun di keluarga itu. Dia bukan orang yang lebih buruk, hanya jenis orang yang sama sekali lain. Perbedaan itu cukup konsisten untuk dijadikan bahan penelitian, bukan sekadar kesan belaka.
Semua yang terjadi setelahnya, termasuk empat huruf yang kamu dapat di akhir kuesioner di ponsel seabad kemudian, berawal dari pengamatan di rumah itu: orang di depanmu mungkin memang dibentuk dengan pola yang lain.
Buku yang membentuknya
Katharine sudah punya kategori sendiri sebelum menemukan kerangka kerja. Lalu buku Psychological Types karya Carl Jung, yang terbit dalam bahasa Jerman pada 1921 dan bahasa Inggris pada 1923, menggantikan kategori itu. Buku itu mengusulkan bahwa orang berbeda dalam cara menerima informasi dan menilainya. Perbedaan ini membentuk pola yang bisa dikenali, bukan sekadar acak.
Dia membuang skemanya sendiri dan memakai skema Jung. Keputusan ini penting untuk memahami alat tes ini. Empat huruf itu tidak menggambarkan teori temuan Briggs dan Myers. Huruf-huruf itu merupakan upaya agar teori orang lain bisa dipakai orang awam. Jung sendiri menulis tentang struktur psikologis yang sebagian besar berasal dari pekerjaan klinis. Dia tidak pernah memikirkan kuesioner dan tidak tertarik membuatnya.
Ada dua hal yang murni berasal dari pasangan ibu dan anak ini, bukan dari Jung. Pertama adalah huruf keempat, yaitu tentang cara seseorang menghadapi dunia luar. Huruf ini ditarik dari kerangka kerja Jung, bukan dinamai langsung di dalamnya. Kedua, dan yang lebih berdampak, adalah gagasan bahwa semua ini bisa dipetakan dengan pensil dalam dua puluh menit.
Perang menjadikannya sebuah proyek
Kuesioner itu buatan Isabel, dan mulai disusun pada masa Perang Dunia Kedua.
Banyak sekali orang pindah ke pekerjaan industri tanpa punya cara untuk menimbang mana yang cocok. Banyak di antaranya perempuan yang belum pernah bekerja di luar rumah. Gagasan Isabel lebih bersifat praktis daripada akademis. Jika perbedaan antarorang itu menetap, kuesioner singkat bisa membantu seseorang menemukan pekerjaan yang tidak dibencinya. Hal ini akan lebih baik bagi mereka sekaligus membantu upaya perang.
Motif ini patut direnungkan karena menjelaskan nada dari setiap deskripsi tipe yang ditulis sejak saat itu. Alat ini dirancang untuk memberi tahu orang hal yang membesarkan hati tentang diri mereka dan membantu mereka memilih. Tes ini tidak pernah dibuat untuk memilah orang menjadi bisa diterima dan tidak bisa diterima. Setiap deskripsi yang dihasilkannya ditulis sebagai kumpulan bakat, bukan kumpulan kekurangan. Isabel Briggs Myers menamai bukunya tentang topik ini Gifts Differing, terbit pada 1980. Judul itu merangkum seluruh niatnya.
Dua perempuan tanpa gelar psikologi
Keduanya bukan psikolog. Fakta ini sering dijadikan bahan keberatan, padahal sebenarnya lebih menarik dari sekadar itu.
Isabel pernah belajar ilmu politik dan menerbitkan novel detektif pemenang penghargaan pada 1920-an. Yang tidak dia miliki adalah pelatihan membuat tes. Dia tidak tahu cara menulis soal dengan daya beda yang baik, cara menilainya, atau cara memeriksa apakah tes itu benar-benar mengukur sesuatu. Jadi dia mendapatkannya lewat magang pada Edward Hay, seorang manajer personalia di Philadelphia, dan belajar statistik serta analisis butir soal langsung darinya.
Magang itu sungguhan dan hasil kerjanya pun nyata, tapi tetap berbeda dari psikologi akademis. Kesenjangan itu terlihat dalam satu hal: alat ini sebagian besar dikembangkan di luar sistem universitas yang seharusnya bisa mendebatnya sejak awal. Saat psikolog akademis mulai menanggapinya dengan serius, tes ini sudah dipakai secara luas. Urutan kejadian yang tidak biasa ini menjadi salah satu alasan mengapa perdebatan tentangnya tidak pernah selesai.
Asal-usul amatir ini perlu ditimbang dengan pas. Asal-usul itu tidak membuktikan alat ini berfungsi atau tidak. Banyak hal berguna lahir dari orang tanpa latar pendidikan di bidangnya. Sebaliknya, banyak karya para ahli bergelar yang ternyata tidak teruji waktu. Asal-usul ini justru menjelaskan kebiasaan yang tidak pernah hilang dari alat tersebut. Hasilnya ditulis untuk diserahkan kembali kepada peserta dalam bahasa yang bisa mereka terima, dan tujuan itu berbeda dari mengukur sesuatu seakurat mungkin. Keduanya saling tarik, dan saat bertabrakan, alat ini selalu memilih yang pertama.
Dari lemari arsip ke penerbit tes
Selama bertahun-tahun tes ini beredar secara tertutup. Diberikan ke sekolah, rumah sakit, dan siapa saja yang mau mengambilnya. Dinilai dengan tangan dan direvisi berdasarkan hasilnya.
Langkah kelembagaan terjadi pada 1962. Saat itu Educational Testing Service menerbitkan panduannya dan alat ini masuk ke dunia penilaian formal. Pada 1975, penerbitannya beralih ke Consulting Psychologists Press. Pada tahun yang sama, Center for Applications of Psychological Type didirikan bersama Mary McCaulley. Lembaga itu memberi alat tersebut basis penelitian dan pelatihannya sendiri. Penerbitnya berganti nama menjadi The Myers-Briggs Company pada 2018, dan MBTI tetap menjadi merek dagangnya. Situs ini sama sekali tidak terhubung dengan perusahaan tersebut.
Isabel Briggs Myers meninggal pada 1980, tahun saat Gifts Differing terbit. Alat yang dia buat untuk membantu orang memilih pekerjaan ini bertahan jauh melampaui usianya, sesuatu yang tidak akan pernah dia duga.
Bagaimana tes ini berakhir di ruang rapat
Pasar komersial alat ini justru ada di pelatihan perusahaan, bukan di bimbingan karier. Di situlah kebanyakan orang di Amerika Serikat masih menjumpainya. Ada fasilitator, buku kerja, dan sore hari di luar kantor. Itu cerita tersendiri. Artikel mengapa orang Amerika mengenal MBTI di acara kantor membahas dampak latar tersebut terhadap hasilnya.
Tapi ada satu hal dari sejarah itu yang relevan di sini, dan hal itu menyangkut alatnya, bukan penggunanya. Perusahaan penerbitnya menyatakan dengan jelas bahwa tes ini tidak boleh dipakai untuk keputusan rekrutmen atau seleksi. Hasilnya semestinya dijelaskan kepada peserta, dan peserta boleh tidak setuju. Tes ini bukan saringan yang dipakai orang lain untuk menilai mereka. Panduan itu berasal dari penerbit, bukan dari kritikus, dan terus-menerus dilanggar.
Mengapa sejarah ini patut diketahui
Karena sejarah ini memberi tahu kamu apa fungsi sebenarnya dari empat huruf itu, dan apa yang bukan fungsinya.
Huruf-huruf itu berasal dari seorang ibu yang mengamati menantunya. Dari teori yang dipinjam dari psikiater Swiss yang tidak mau berurusan dengan kuesioner. Dari seorang anak perempuan yang belajar statistik sendiri pada 1940-an, dan masalah masa perang tentang mencocokkan orang dengan pekerjaan. Asal-usulnya sungguhan dan penuh pemikiran. Tapi tes ini bukan alat klinis, tidak pernah mengklaim bisa mendiagnosis apa pun, dan tidak berubah menjadi alat klinis hanya karena dipakai di kantor.
Aku mengelola situs ini sendiri dan aku bukan psikolog. Mengetahui dari mana huruf-huruf itu berasal, menurutku, jadi perlindungan terbaik agar kita tidak menafsirkannya secara berlebihan. Dengan begitu hasilnya terlihat apa adanya: alat berniat baik buatan dua amatir gigih untuk membantu orang menggambarkan diri mereka sendiri.
Kalau kamu ingin tahu versi teknis dari apa yang terjadi pada jawabanmu sekarang, bagaimana pertanyaan berubah menjadi empat huruf membahas proses penilaiannya. Lalu halaman enam belas tipe merupakan turunan dari deskripsi yang dulu ditulis tangan oleh Isabel Briggs Myers.
Pertanyaan lain yang sering dicari
Siapa yang membuat MBTI?
Katharine Cook Briggs dan putrinya, Isabel Briggs Myers. Katharine mengadopsi kerangka kerja dalam buku Psychological Types karya Carl Jung yang terbit dalam bahasa Jerman pada 1921 dan bahasa Inggris pada 1923. Isabel kemudian menyusun kuesionernya pada masa Perang Dunia Kedua.
Apakah Briggs dan Myers psikolog?
Keduanya tidak punya latar belakang psikologi. Isabel Briggs Myers pernah belajar ilmu politik. Dia belajar membuat tes dan statistik dengan magang pada Edward Hay, seorang manajer personalia di Philadelphia.
Apakah MBTI boleh dipakai untuk rekrutmen?
Perusahaan penerbitnya dengan jelas menyatakan bahwa tes ini tidak boleh dipakai untuk rekrutmen atau seleksi. Hasilnya ditujukan untuk dijelaskan kepada peserta dan mereka bebas untuk tidak setuju. Tes ini bukan filter untuk menyaring orang.